Senin, 16 Januari 2012

Mobil Listrik ini diCharge dengan Wireless

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Teknologi wireless atau nirkabel tentu bukan kata yang asing bagi masyarakat masa kini, apalagi kata ini menjadi semakin lekat kesehariannya dengan kita melalui bentuk internet nirkabel yang bisa diakses dengan mudah, tapi bukan internet nirkabel yang menjadi fokus disini, tapi kendaraan listrik. Kendaraan listrik sebagaimana yang diketahui semakin menjadi bentuk kendaraan yang favorit untuk digunakan, utamanya bebas polusi dan tidak perlu terlalu sering dirawat.

Qualcomm, sebuah perusahaan telekomunikasi besar yang berasal dari AS membuat teknologi isi ulang (charging) untuk kendaraan listrik secara nirkabel. Qualcomm memberi nama sistem ini dengan sebutan Inductive Power Transfer (IPT). Cara kerjanya adalah dengan memasang semacam mesin diatas tanah, dan mobil yang ingin diisi ulang haruslah berjarak sekitar 400mm, jadi mesin pengirim akan mengalirkan tenaga ke mesin penerima yang ada di kendaraan, lalu mesin penerima tersebut langsung menghubungkan tenaga ke baterai kendaraan tersebut.

Teknologi yang dipamerkan di event CES ini tentunya semakin memudahkan penggunaan kendaraan listrik, sebagaimana perangkat elektronik lainnya tanpa harus dirumitkan dengan kabel lagi. Saat ini Qualcomm sendiri sedang mengerjakan mesin charger mereka agar tidak terlalu besar dari laptop.

Kita tunggu saja saat ini diproduksi massal, jadi anda yang memiliki mobil listrik tentu bisa membelinya. (via Geek)

sumber : sidomi.com

up2det 16 Jan, 2012


-
Source: http://www.terselubung.up2det.com/2012/01/mobil-listrik-ini-dicharge-dengan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut

ARTIKLE