Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta Wiryatmoko, menegaskan seluruh korban dan kerugian akibat papan reklame yang roboh akibat hujan dan angin kencang, sepenuhnya tanggung jawab penuh dari pemilik billboard.
Bahkan dia menegaskan akan mempidanakan pengusaha billboard yang tidak mau bertanggung jawab.
"Kemarin ada satu orang yang meninggal di Jalan Arjuna, akibat aliran listrik karena papan billboard tumbang. Itu jadi tanggung jawab penuh pemilik billboard. Istilahnya, jika ada unsur pidana, mereka yang tangung jawab," kata Wiryatmoko saat dihubungi okezone, Jakarta, Sabtu (7/1/2012).
"Kalau tidak tanggung jawab, kita akan cabut izinnya dana akan kita pidanakan," tegasnya.
Wiryatmoko mengaku, telah mengsntruksikan kepada setiap suku dinas di DKI Jakarta untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh billboard di Ibu Kota.
"Saya sudah perintahkan seluruh kasudin untuk melakukan audit terhadap seluruh billboard di Jakarta," ujarnya.
Wiryatmoko mengatakan, saat ini dirinya sedang mengusulkan agar seluruh papan reklame yang ada di Ibu Kota dievaluasi dan menggunakan tenaga surya untuk sumber listriknya.
"Billboard roboh dan menimpa kabel, itu yang paling berbahaya. Kalau basah itu lebih berbahaya. Kita kedepan buat kajian agar bilboard itu tidak menggunakan listrik PLN, melainkan bersumber dari tenaga surya. Itu yang sedang saya usulkan demi mengurangi tingkat bahaya," jelasnya.
"Di luar negeri sekarang bilboard memakai tenaga surya. Memang konstruksinya agak mahal, tapi lebih aman dari arus listrik," terangnya.
Selain itu, dia juga mengusulkan billboard yang berdiri bersamaan, sebaiknya menggunakan layar LED yang bisa bergantian dalam satu papan iklan.
"Saya lagi bikin regulasi agar masalah billboard yang berderet-deret itu lebih berbasis pada teknologi, menggunakan LED. Billboard tersebut tampilannya bergantian, memalkai jam tayang. Jadi pengguna billboard tinggal sewa jam tayang, jadi enggak mengotori kota, dan tampilan kota bisa lebih bagus," jelasnya.
Bahkan, menurutnya, papan iklan berukuran besar sebaiknya dipasang di luar kota.
"Kita juga akan atur lokasi-lokasi billboard. Untuk yang besar di luar kota saja, biar jangan menutupi kota," ungkapnya.
sumber :
up2det 07 Jan, 2012
-
Source: http://www.terselubung.up2det.com/2012/01/jalanan-ibu-kota-bakal-bebas-dari.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar